Sunday, 5 July 2015

Cara Kerja Otak Kiri

inih
A. CARA KERJA OTAK KIRI
1. Analistis
Biasanya orang yang dominan dengan otak kiri cenderung suka menganalisis sesuatu yang dilihat atau ditangkapnya. Ia juga panda berbicara.
 
2. Logis
Pada umumnya, orang yang dominan dengan otak kiri tidak suka melakukan petualangan imajinasi atau lebih tepatnya tidak suka bermimpi. Ia sering kali memutuskan sesuatu berdasarkan fakta, bukan perasaan.
3. Matematis
Matematis di sini berarti suka berhati – hati dan penuh dengan perhitungan yang matang dalam melakukan sesuatu atau senang kepada hal – hal yang pasti.
 
4. Sistematis
Orang yang dominan dengan otak kiri memiliki cara berpikir yang terstruktur, bukan secara acak atau tidak beraturan.
 
5. Membaca dan menulis
Dalam membaca, biasanya orang yang dominan dengan otak kiri kurang menyukai buku – buku fiksi atau sastra, seperti novel atau sejenisnya. Bacaannya hanya seputar koran majalah, dan sejenisnya. Selain itu, ia lebih suka menyukai kata – kata dan huruf atau menulis.
 
B. CIRI – CIRI DOMINASI OTAK KANAN
Pada kenyataannya, otak kanan memang jarang digunakan, sehingga menjadi laten. Seseorang yang mengalami gangguan otak biasanya memiliki kemampuan yang lebih dalam menggunakan otak kanannya. Demikian juga seseorang yang mengalami kerusakan pada belahan otak kirinya justru membuat fungsi otak kanannya lebih mudah muncul.
Dominasi salah satu belahan otak pada manusia tidak bisa dihindari. Tetapi jika berbicara tentang dominasi otak kanan, maka kita mesti mengetahui terlebih dahulu masa perkembanga otak kanan itu sendiri.
Otak kanan berkembang mulai dari tahap embrio sampai usia 3 tahun. Sedangkan otak kiri berkembang sejak usia 3 – 6 tahun. Dominasi otak pada seseorang tidaklah sama. Sebagian orang dominan dengan otak kanan dan sebagian lagi otak kiri. Dominasi tersebut tentu menimbulkan efek berbeda – beda, karena sifat dasar dua belahan otak tersebut memang sangat berbeda.
 
1. Adapun seseorang yang memiliki kelebihan dalam dominasi otak kanan bisa dilihat dalam beberapa hal yang menjadi ciri atas seluruh kediriannya. Berikut ciri – ciri tersebut : kurang berminat terhadap ujian bentuk tulisan dan biasanya lebih agresif jika ujiannya bersifat lisan ( tanya jawab ).
 
2. Mencatat suatu pelajaran dianggap sebagai penghambat proses visualisasi.
 
3. Sensitif dan sangat emosional.
 
4. Paling anti terhadap pelajaran menghitung, seperti matematika, susah menghadapi rumus – rumus.
 
5. Mengalami kesulitan dalam hal membaca, terutama, membaca dengan bersuara.
 
6. Tidak terikat oleh waktu, misalnya ketika seseorang diberi tugas dengan syarat dan ketentuan yang dibatasi oleh waktu, biasanya ia akan panik dan susah untuk melaksanakannya.
 
7. Kesulitan jika disuruh membedakan huruf B dan huruf D.
 
8. Lebih memilih sesuatu yang menjadi keinginannya daripada mengerjakan tugas – tugas yang diperintahkan.
 
9. Biasanya sangat mudah menghafal rute perjalanan atau suatu tempat.
 
10. Sering merenung dan berhayal.
 
11. Terdapat gerakan – gerakan pada bola matanya saat berfikir.
 
12. Berhayal dengan sejuta fantasi – fantasinya.
 
13. Jika menghadapi pekerjaan yang tidak diminatinya, biasanya ia kurang semangat atau nilai konsentrasinya lemah. Sebaliknya, ia sangat antusias bila dihadapkan pada pekerjaan yang sesuai dengan minatnya.
 
14. Sering membaca secara acak atau terbalik – balik. Tidak hanya itu, cara bicaranya juga tidak sitematis.
 
15. Dalam mengeja suku kata, biasanya ia mengalami kesulitan.
 
16. Suka membuat hal – hal berbentuk gambar.
 
17. Jika terjadi pada anak – anak, biasanya ia mengalami perlambatan bicara dibandingkan dengan anak – anak seusianya.
 
18. Ketika ditanya jawabannya sering tidak nyambung dengan pertanyaanya.
 
19. Lebih suka benda yan beragam warnanya.
 
20. Paling sulit bila disuruh mengekspresikan suatu keinginan dalam bentuk kata – kata.
 
Sementara itu, dominasi otak kiri dapat dipahami dari ciri – ciri berikut :
 
1. Gaya dan cara bicaranya bagus atau pandai dalam bicara.
 
2. Dalam masalah pekerjaan, biasanya ia menginginkan suatu pekerjaan tertentu seperti, menjadi dokter gigi, teknisi, programer, akuntan, penasihat keuangan, peneliti, dan lain sebagainya.
 
3. Dalam memutuskan sesuatu, fakta menjadi pertimbangan yang utama, bukan permasalahannya.
 
4. Jika disuruh memilih, maka ia lebih memilih menjadi arsitek daripada menjadi interior.
 
5. Selalu serius atau formal.
 
6. Selalu menghargai waktu ( on time ) dan tidak suka terlambat.
 
7. Tidak suka berpikir liar atau memiliki jiwa petualang. Gairah hidupnya membenci adanya tantangan.
 
8. Membuang jauh – jauh impiannya, karena yang dilihat adalah yang ada sekarang ( kurang spekulatif ).
 
9. Gaya berpikir sangat terstruktur atau sistematis.
 
10. Menjauhi hal – hal yang belum jelas dan senang melakukan hal yang pasti.
 
11. Kesuksesan yang diraihnya merupakan efek dari perhitungan yang matang.
 
12. Cara berpikirnya menjurus kepada hal – hal yang taktis dan strategis.
 
13. Koleksi buku atau buku yang sering dibaca sejenis koran dan majalah.
 
14. Ia sangat jarang membaca buku – buku sejenis novel.
 
15. Gaya komunikasinya santun dan baik.
 
16. Hidupnya penuh dengan aturan – aturan atau disiplin.
 
17. Manusia kamar ( belajar terus jarang keluar kamar atau bersifat tertutup ).
 
Pada sesi selanjutnya akan dibahas mengenai bagaiman cara mengaktifkan otak kanan.

Baca juga artikel dibawah ini atau pilih artikel menarik lainnya dibawah ini :


Prepositionat on in 

Seksbebas bentuk sosial atau pengaruh globalisasi   

Sikap positif terhadap pancasila sebagai ideologi terbuka

No comments:

Post a Comment