Kerja otak kanan yang baik dapat menghasilkan pemikiran – pemikiran yang tidak konvensional, tidak terstruktur, dan tidak sistematis. Kenyataan ini bukan berarti menunjukkan bahwa hasil pencapaian otak kanan tersebut sebagai sesuatu yang biasa – biasa saja, tetapi justru memiliki sisi nilai kreativitas yang tinggi, karena mampu menghasilkan sesuatu yang baru atau berbeda dengan sesuatu yang telah ada sebelumnya.
Cara kerja otak kanan jelas memiliki perbedaan yang sangat jauh bila dibandingkan dengan otak kiri. Bahkan bisa juga dibilang berseberangan. Berikut gambaran untuk membedakan ciri – ciri otak kanan dan otak kiri :
1. Kreatifitas
Kreativitas ditandai dengan semakin kuatnya keinginan serta tumbuhnya kepekaan untuk terus mengetahuai hal – hal baru. Biasanya, dalam menyeleksaikan suatu persoalan, orang yang kreatif lebih cenderung meninggalkan cara – cara konvensional dan beralih pada cara – cara baru dengan memaksimalkan berbagai macam alternatif atau solusi.
2. Spontan
Dalam melakukan tindakan dan mengambil suatu keputusan, biasanya sering tidak sesuai dengan rencana. Hal lain yang bisa diperhatikan yaitu adanya suatu dorongan emosional, sehingga pada akhirnya, muncullah hal – hal yang bersifat spontan. Segala sesuatu yang dilakukan oleh orang yang dominan otak kanannya, biasanya muncul karena adanya inspirasi yang tidak disangka – sangka.
3. Deduktif
Pada umumnya, orang yang dominan otak kanan lebih cenderung melihat sesuatu secara lebih umum, sebelum akhirnya melakukan langkah – langkah jitu menuju proses selanjutnya.
4. Spasial tiga dimensi
Spesial tiga dimensial ialah kemampuan melihat dari kanan ke kiri, atas ke bawah, dan sebaliknya. Selain itu, juga mencakup kemampuan membolak – balikkan huruf, angka, atau gambar.
5. Tidak terikat oleh waktu
Dalam melakukan sesuatu, biasanya orang yang dominan dengan otak kanan tidak terikat oleh waktu atau lupa waktu.
6. Memori fotografi
Informasi dalam bentuk gambar, baik yang bergerak seperti film ataupun diam, akan lebih mudah terekam atau diserap oleh otak kanan.
7. Estetika
Nilai – nilai seni pasti akan ditemui pada seseorang yang dominan dengan otak kanan. Ia melihat sebuah pekerjaan sebagai proses seni yang mengandalkan cita rasa dan estetika. Ia akan bekerja bila inspirasi dan moodnya sudah muncul.
8. Acak ( random )
Bisa dipastikan bahwa orang yang dominan dengan otak kanan akan menyampaikan informasi secara tidak sistematis, karena orak kanan cenderung menyusun dan mengolah informasi secara acak.
9. Visual
Orang yang dominan dengan otak kanan lebih suka menuangkan buah pikirannya dalam bentuk gambar. Kendala yang sering dialami yakni merasa kesulitan ketika hendak menuangkan ide gambarnya ke dalam kalimat atau kata – kata yang mudah dipahami.
10. Mind mapping
orang yang dominan otak kanan lebih ekspresif ketika menulis dalam bentuk gambar seperti peta.
11. Picky job
Pada umumnya, hal – hal yang menarik perhatian orang yang dominan dengan otak kanan biasanya akan dilakukannya, ia sangat sulit untuk patuh dalam arti tidak mudah disuruh atau diperintah.
12. Aksi dua langkah
Aksi dua langkah adalah menyerap atau merekam informasi, lalu memaknainya. Inilah salah satu kerja otak kanan.
Beberapa cara kerja otak kanan tersebut memang sangat berbeda dengan otak kiri. Selama ini, memang otak kirilah yang selalu diyakini sebagai satu – satunya tongkak otak yang memberikan sumbangsih besar dalam kehidupan seseorang. Sebab, belahan otak kiri cenderung lebih analitis, mengedepankan logika, rangkaian dan matematika. Intinya adanya setiap masukan – masukan selalu akan direspon oleh otak kiri. Masukan – masukan tersebut menuntut terhadap adanya kemampuan meninjau, menyatakan, dan memutuskan. Sebagai perbandingan anatara cara kerja otak kanan dan otak kiri. Pada sesi selanjutnya akan dibahas cara kerja otak kiri. Baca selengkapnya
Baca juga artikel dibawah ini atau pilih artikel menarik lainya di bagian bawah :
Simple Present Tense
Seks Bebas Bentuk Sosial Atau Pengaruh Globalisasi
Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
No comments:
Post a Comment